Sesampai disana kulihat dua perempuan tampak serius bekerja bergulat dengan tanah liat. Bergegasku turun dari sepeda motor untuk langsung menyapa mereka "Kulonuwun Ibu". Perempuan itu pun menjawab "monggo". setelah beberapa saatku memperkenalkan diri dan memberitahu maksud kedatangaku kesana, baru kuketahui mereka adalah ibu dan anak. Tumilah (40) dan Sriatun (27) adalah seorang pengrajin keramik atau lebih sering dikenal sebagai pengrajin gerabah. Saat itu mereka sedang membuat vas bunga. Pekerjaan ini telah mereka geluti hampir 20 tahun lamanya.
Untuk membuat satu vas bunga dibutuhkan waktu sekitar 3 hari."Satu bulan kulo kalih anakku sanggup nggawe 500 vas bunga" ucap Tumilah. satu vas bunga mereka jual sekitar Rp 2.500. artinya penghasilan mereka kurang lebih 1 bulan Rp 1.250.000. "Ya lumayanlah mas untuk makan kami" lanjutnya.
Dalam membuat vas bunga mereka masih menggunakan alat tradisional dan tungku pembakaran berbahan bakar kayu. Menarik ketika melihat mereka memutar-mutar piringan dengan menggunakan kedua jempol kakinya. Sungguh kekuatan yang luar biasa bagiku memutar piringan dengan menggunakan jempol kaki. Dalam membuat 1 vas bunga paling tidak mereka harus mengerakkan jempol kakinya selama 15 menit. tak bisa kubayangkang kalau aku mencoba membuatnya bisa-bisa jempolku keram heheheh.....







3 komentar:
hufffffffff... kapan jadi partnerku nih....
siap kapan saja hohoho
Salam. Izin promosi ya gan. Terima kasih
OKEYPROFITS meningkatkan taraf hidup masyarakat.
Daftar
Disini
Atau Copy Paste URL ini
http://okeyprofits.com/register.php?ref=wijayaprofit
Referensi
APLIKASI
Gabung jadi referral saya. Bonus 20% dari dollar yang anda beli dari saya.
UPLINE
0812 6996 2117
Posting Komentar